WASWAS MENANTI DANA BIDIKMISI bag2

Dasar program ini adalah Pasal 76 UndangUndang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yang mewajibkan pemerintah memenuhi hak mahasiswa kurang mampu secara ekonomi atau miskin untuk dapat menyelesaikan studinya menurut peraturan akademik. Walau Bidikmisi diutamakan bagi mahasiswa kurang mampu, syarat prestasi tetap menjadi kriteria. Tujuannya agar penerima program ini terseleksi dari yang benarbenar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.

Program ini telah memberikan bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup kepada sekitar 300 ribu mahasiswa sejak dilaksanakan pada 2010 oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional. Nilai bantuan yang diberikan setiap semesternya Rp 6 juta per mahasiswa. Dana tersebut terbagi atas Rp 2,4 juta sebagai uang kuliah tunggal dan Rp 3,6 juta sebagai biaya hidup selama periode enam bulan atau setara dengan Rp 600 ribu per bulan.

WASWAS MENANTI DANA BIDIKMISI

HIMAWAN, mahasiswa semester akhir Fakultas Kehutanan Institut Pertani an Bogor, adalah peserta program Bidikmisi. Setiap bulan ia menerima Rp 600 ribu untuk hidup sehari-hari, dari sewa kamar kos, makan, hingga biaya tambahan tugas kuliah. Hanya, dana dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi itu jauh dari memadai. Aneka praktek lapangan fakultas membuat dana Bidikmisi yang ia terima semakin tak cukup.

Praktek lapangan ini membutuhkan biaya akomodasi tambahan yang akan semakin menguras biaya hidupnya. Untuk mengakalinya, ia pun mengajukan bantuan subsidi dari fakultas. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan. Berbeda dengan beasiswa yang berfokus pada pemberian penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, Bidikmisi berfokus pada mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Manajer Antisipatif untuk Perubahan Teknologi

KEBIJAKAN yang keluar dari manajemen yang mengerti persoalan dibanding dari yang kurang mengerti memang sangat berbeda. Kebijakan terasa penuh keraguan jika keputusan keluar dari manajemen yang kurang paham masalah. Selain tidak fokus, kebijakan tidak konsisten dan sulit diterapkan untuk dasar kebijakan jangka panjang. Implementasi yang dipaksakan – akibat penuh warna politis – terjadi pada periode penguasa manajemen itu membuat manajemen periode berikut agak kesulitan, yang buntutnya setiap menteri baru membuat aturan baru. Setidaknya itulah gambaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) saat ini, juga beberapa kementerian lain di pemerintahan Jokowi-JK, dibandingkan beberapa periode sebelumnya. Memang terasa benar perbedaannya jika manajer yang mengelola adalah praktisi dengan pengalaman seabrek, dibanding manajer yang didudukkan oleh kuasa politis. Dari sepanjang sejarahnya, baik ketika masih menjadi bagian dari Departemen Perhubungan, atau ketika menjadi Departemen Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi lalu terakhir mandiri sebagai Kementerian Kominfo, baru kali ini gebrakan manajemennya terasa benar.

Manajer Antisipatif untuk Perubahan Teknologi

Apa yang selalu menjadi ganjalan, atau pelaksanaan kebijakan yang tidak terlalu jelas karena sarat beban politis, tidak lagi tampak. Keberanian menteri dalam memutuskan kebijakan dengan dasar kepentingan industri dalam melayani masyarakat sangat menonjol, karena menterinya adalah praktisi yang paham benar industri telekomunikasi. Separuh usia Menkominfo Rudiantara – namanya memang hanya sepotong itu sehingga agak menyulitkan ketika ia harus mengisi formulir permohonan visa untuk negara-negara yang mewajibkan mencantumkan nama keluarga –malang melintang di industri telekomunikasi. Sarjana statistik ini berkarier sebagai karyawan PT Indosat, lalu menjadi direktur niaga di PT Telkomsel, lalu direktur di PT Excelcomindo Pratama (cikal bakal PT XL Axiata), lalu menjadi komisaris PT Telkom dan PT Indosat setelah diselingi menjadi wakil direktur di dua BUMN, PT Semen Gresik dan PT PLN, membuatnya matang. Kelebihannya hanya (orang bilang) sepele dibanding semua pendahulunya. Ia tahu persis kebutuhan industri, baik dilihat dari sisi operator, dari sisi pemerintah maupun dari sisi masyarakat. Karenanya kebijakannya – walau ini masih harus diuji oleh waktu apakah akan konsisten – boleh dikata melegakan semua pihak.

Periode-periode lalu menteri selalu penuh pertimbangan jika akan mengadopsi teknologi baru, padahal di telekomunikasi teknologi berkembang cepat, siklusnya bukan 10 tahun atau lima tahun, dalam dua tiga tahun teknologinya sudah ketinggalan zaman. Peralatan teknologi meski masih bagus, acapkali harus diganti dengan yang baru karena ada rilis teknologi baru. Walaupun “icip-icip” Periode lalu menteri yang berkaitan dengan telekomunikasi selalu penuh keraguan dalam memutuskan, sebab mereka kekurangan basis pengetahuan yang akan melandasi kebijakannya. Itu sebabnya Indonesia termasuk lambat dalam menerapkan layanan GSM generasi ketiga (3G) dibanding operator telekomunikasi di banyak negara. Pemerintah sat itu juga raguragu memutuskan, ketika diminta segera menetapkan kebijakan pengadopsian teknologi generasi keempat (4G) dengan alasan kepentingan operator harus dijaga sebab investasi mereka untuk layanan 3G saja belum impas.

Padahal dorongan untuk implementasi 4G justru datang dari kalangan operator GSM sendiri. Sangat terasa, kebijakan Rudiantara sangat pas dengan kebutuhan industri yang dituntut untuk memberi pengalaman pelanggan pada inovasi baru, utamanya dalam transmisi data karena masyarakat makin menuntut kecepatan unduh yang lebih tinggi. Masyarakat yang makin membutuhkan kecepatan informasi sudah diimbangi pangsa impor ponsel pintar yang makin mendominasi. Hingga pertengahan tahun 2014, boro-boro pemerintah memberi gambaran kapan 4G akan hadir. Pemilik kebijakan malah disibukkan dengan wacana menggelar tender atau beauty contest untuk dua kanal 3G yang tersisa, kanal 11 dan kanal 12 bekas Axis yang dikembalikan oleh XL Axiata pasca akuisisi Axis, yang tidak terlaksana juga. Jauh sebelum 100 hari pertama pemerintahan JokowiJK, Menkominfo Rudiantara sudah mengizinkan operator GSM memberi layanan 4G LTE (long term evolution) pada spektrum 900 MHz, sebelum tutup tahun lalu. Walaupun, boleh dikata kebijakan ini sekadar “icip-icip” sebab lebar pita yang tersedia di spektrum ini hanya 5 MHz, yang artinya kecepatan tertinggi yang bisa dinikmati pelanggan hanya sekitar 36 mbps (mega byte per detik).

Itu pun cukup merepotkan tiga operator pemilik frekuensi 900 MHz; PT Indosat (10 MHz), PT Telkomsel (7,5 MHz), dan PT XL Axiata (7,5 MHz), karena frekuensi ini dipenuhi pelanggan lama yang masih berkutat di layanan generasi kedua (2G). Pelanggan baru akan benar-benar menikmati layanan 4G LTE pertengahan tahun ini, nanti ketika Rudiantara mengeluarkan izin 4G LTE di rentang 1800 MHz, yang Februari ini akan ditata kembali (rearrangement/refarming). Kebijakan ini menimbulkan gairah di semua pihak, baik operator maupun pelanggan, sebab ada janji teknologi yang akan memungkinan pelanggan mendapat kecepatan unduh sampai 300 mbps. Kegairahan operator juga muncul ketika Rudiantara menyatakan spektrum 2,1 GHz yang kini untuk layanan 3G akan menjadi teknologi terbuka, sehingga operator dapat menggunakannya untuk layanan 4G LTE setelah dilakukan penataan ulang. Selama ini semua operator GSM memiliki kapasitas berlebih di frekuensi 3G ini, yang diharapkan akan “dilahap” masyarakat jika digunakan untuk layanan 4G LTE. Padahal pemerintah lama mewacanakan 4G akan memanfaatkan rentang frekuensi 2,3 GHz dan 2,6 GHz, dan tidak sebelum 2016. Juga direncanakan dua kanal sisa di rentang 2,1 GHz dilelang tahun 2015 ini, tanpa menyebut kemungkinan digunakan untuk 4G.

Jatuh Cinta pada Barang Olahan dari Situs Judi yang Lama

Jatuh Cinta pada Barang Olahan dari Situs Judi yang Lama Ngapain pakai barang baru, kalo bisa pakai barang lama,” ucap Ira (48), pemilik rumah. Ya, di mata Ira, barang-barang lama dan bekas pakai ini memiliki nilai seni yang lebih tinggi dibandingkan dengan barang baru. Bukan karena ia tak mampu membeli barang baru, tetapi Ira memang jatuh hati dengan barang lama. Ia juga tidak merasa dirinya hina dengan membangun rumah dari material dan barang lama. Bahkan, ia bangga karena sedikit banyak telah melestarikan barang-barang yang syarat akan nilai budaya Bangsa Indonesia karena barang-barang dan material yang ia kumpulkan tak terlepas dari sejarah kehidupan masyarakat Indonesia dulu. Selain karena alasan hobi mengoleksi barang lama, melestarikan barang-barang yang syarat akan nilai budaya memang jadi tujuan yang ingin ia capai. Ira tak ingin barang-barang ini jatuh ke tangan orang asing. Memang, sekarang ini banyak sekali orang asing yang memburu barangbarang lama ini.

Jatuh Cinta pada Barang Olahan dari Situs Judi yang Lama

Bahkan, Ira pernah mengalami sendiri harus berebut barang yang sama dengan orang asing. Untung, ia berhasil mendapatkannya. “Ini kan aset budaya bangsa Indonesia. Orang asing aja jatuh cinta, masa kita enggak mau melestarikan aset yang kita miliki,” ungkap Ira. Tak Ternilai Harganya Kendala yang dihadapi Ira tak hanya datang dari orang asing. Waktu pencarian menjadi kendala terbesar yang harus ia taklukkan agar mendapat barang-barang yang sesuai dengan keinginannya. Ini dikarenakan semua elemen yang dibutuhkan untuk membangun rumah beserta interior pengisinya tidak didapat dari satu tempat. “Kalau untuk barang-barang interior, saya sudah mengumpulkan semenjak saya masih lajang. Tetapi, kalau untuk material membangun rumah, saya kumpulkan setelah saya menikah,” ucap Ira yang merasa beruntung karena sang suami, Teddy (48), sangat mendukung hobinya.

Tak hanya di Jakarta, Ira dan suami melakukan pencarian barang-barang untuk membangun rumah beserta isinya hingga ke luar kota. Berbekal informasi dari internet, teman-teman yang hobi mengoleksi barang antik, dan terjun langsung ke lapangan, Ira berhasil mencari barang-barang itu. Bahkan, ia mengaku sangat bahagia saat mendapat informasi ada orang yang ingin menjual rumah Joglo dan rumah Jineng. “Waktu saya dapat informasi itu saya langsung berangkat ke Jawa untuk melihat sendiri kondisi rumahnya. Setelah saya lihat, kondisinya masih sempurna. Tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakan,” ucap ibu dari Naila (18), Naura (15), dan Nadhif (11) ini. Lebih dari Sekadar Suka Walau memakan waktu lama, semua penantian yang Ira peroleh terbayar. Kepuasan yang diperoleh Ira tak bisa dinilai harganya. Tetapi, Ira mengingatkan bahwa jika ingin memiliki rumah seperti ini, Anda harus benar-benar jatuh hati karena suka saja itu belum cukup.

Alasannya, tak hanya proses pencari barang yang lama, proses pembangunan rumahnya juga lebih lama dibanding dengan membangun rumah dari material baru. “Proses pembangunan rumah ini memakan waktu hampir 2 tahun,” ucap Ira. Padahal, waktu untuk membangun rumah dengan luasan seperti ini standarnya hanya 8 bulan. Tetapi, Ira menegaskan bahwa perjuangan yang ia lakukan sebanding dengan hasil yang diperoleh. Ia juga merasa sangat terbantu karena tukang-tukang yang ia temui sangat paham bagaimana membongkar rumah lama dan membangunnya kembali.

Kerusakan yang terjadi saat pembongkaran dan pemasangan sangat minim. “Saya surprise, para tukang yang membongkar dan memasang ini sangat mahir. Kayak Aladdin aja mereka, bisa mindahin bangunan dari Jawa Tengah ke Bandung tanpa cacat,” ucap Ira. Menyatu dengan Alam Tak hanya dari sisi satu per satu barang dan bangunannya saja yang membuat Ira puas. Ia juga puas dengan interior rumah ini. Walau semua barang didapat dari banyak tempat, tetapi saat disatukan semua saling melengkapi, baik interior maupun bangunannya. Ira juga mengaku senang dengan layout rumahnya ini, yang terdiri dari beberapa massa bangunan yang berbeda fungsi. Rumah etnik ini dibalut dengan keasrian taman yang indah dan terawat, menyatu dengan keasrian daerah Dago. Nyamannya!

Pilih Buka Toko atau Jadi Pemasok Klapertart? Bag4

Anda bisa buka toko online dengan memiliki website sendiri atau bekerja sama dengan marketplace, seperti tokopedia.com atau buka lapak.com. Jika belum ingin menggunakan website, Anda bisa menggunakan media sosial seperti Facebook dan Instagram. Jika tertarik mengembangkan usaha toko secara online, perlu lebih banyak belajar mengenai internet marketing. Internet marketing merupakan ilmu pemasaran yang dapat digunakan untuk menjalankan bisnis di dunia maya.

Dengan menggunakan ilmu internet marketing, diharapkan bisnis online Anda dapat terus berkembang. Tentang penawaran jadi pemasok klapertart di coffee shop kerabat Anda, ini juga merupakan pilihan bisnis yang menarik. Jika Anda mencoba jadi pemasok, akan mendapat gambaran dan ilmu tentang penjualan produk, selera pasar, dan apa yang diinginkan pelanggan.

Bank Lampung Kejar Kredit Produktif

PT Bank Pembangunan Daerah Lampung sukses menjadi tuan rumah Penarikan Undian Tabungan Simpeda Nasional periode ke-1 tahun XXIX 2018 di Bandar Lampung, Lampung. Rangkaian acara yang berlangsung pada 9-10 Agustus 2018 ini dihadiri pimpinan 27 anggota Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) seluruh Indonesia dan nasabah.

Selain penarikan undian, acara meliputi seminar nasional dan Musyawarah Nasional XVIII Asbanda 2018. Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni menyampaikan, dihelatnya Panen Rejeki Bank BPD diharapkan juga menjadi ajang sinergi dan persatuan. “Selain itu juga untuk mengenalkan ragam potensi daerah Lampung, baik tujuan wisata maupun kerajinan tangan yang termasuk binaan Bank Lampung,” ujarnya.

Eria Desomsoni yang mulai menjabat sebagai Direktur Utama Bank Lampung sejak Desember 2017 lalu mengatakan bila BPD bisa berkembang lebih baik. “Di tahap awal, kami fokus pada pembenahan sumber daya manusia. Membenahi secara struktural, pola rekuitmen dan penempatan, serta menerapkan manajemen partisipatif,” ujar Eria yang merupakan putra Lampung ini. Kedepannya, Eria berharap Bank Lampung makin dipercaya menjadi cash management daerah dan menjadi bank Buku 2. “Kami juga mengembangkan laku pandai dan ingin meningkatkan porsi kredit produktif,” katanya.

Langkah Awal Ambisi Besar Liverpool Bag5

Klopp mengaku tak bisa memprediksi seperti apa jalannya pertandingan nanti. Namun yang pasti Liverpool tak boleh lengah jika tak ingin menanggung malu di kandang sendiri. Tim lawan tidak sembarangan. The Hammers— julukan klub asal London itu—punya banyak pemain jempolan.

Ada Andriy Yarmolenko, Marko Arnautovic, dan Jack Wilshere. Ditambah manajer cerdas nan kenyang pengalaman seperti Manuel Pellegrini. “Mereka tim yang bagus, dan Pellegrini adalah salah satu pelatih terbaik yang paham inti sepak bola, termasuk strategi jitu,” kata Klopp.

Sukses Jualan Cokelat Di Kota Gudeg dengan Bantuan Jasa SEO Semarang

Sukses Jualan Cokelat Di Kota Gudeg dengan Bantuan Jasa SEO Semarang. Datang tanpa perencanaan ke Indonesia tahun 2001, Thiery Detournay pengelana asal Belgia malah berjualan cokelat di seputaran kampus UGM dan Gereja Kotabaru, Yogyakarta. APALAH nama, kalau hal itu Anda tanyakan kepada pemilik merek cokelat Monggo di Yogyakarta, jawabannya bisa serius. Bagi pemilik artinya sebuah usaha ini, Thierry Detournay (48) dan Edward Riando Picasauw (37), pilihan nama Monggo bukan diambil asal-asalan.

Merasa kurang pas dengan nama yang mereka pilih sebelumnya. Kedua orang tersebut bersama dengan staf kreatifnya, Burhan berembuk mencari nama untuk produk cokelatnya. Syaratnya, nama tersebut mesti mudah didengar, mudah diingat, unik, dan khas Yogya. Ide berkelebatan, puluhan kata dicetuskan. Sampai kemudian terlontar satu kata bahasa Jawa monggo.

Ya … monggo. Yogya banget! Ketiga orang ini merasa plong, kata tersebut seperti mewakili suasana batin, tempat produk mereka dihasilkan. Dalam bahasa jawa monggo berarti menyilakan dengan penuh rasa hormat bagi tamu. Sepadan dengan kata please atau welcoming dalam bahasa Inggris. Bahkan cara menyilakanpun sambil menunjuk menggunakan ibu jari dengan keempat jari lain ditekuk ke dalam.

MEREK UNIK

Dari segi ilmu pemasaran pemilihan nama ini juga terbilang unik. Selama ini pemberian nama produk cokelat merujuk pada kata berbau asing. Sementara monggo, malah berbeda seratus delapan puluh derajat, yang tak ada konotasinya dengan cokelat. Tak hanya berhenti di situ, jika ditelisik, lokasi gerai dan pabrik juga bukan tempat yang bisa dianggap premium untuk berjualan cokelat.

Mereka malah memilih kawasan yang agak terpencil Kotagede. Sebuah tempat yang pernah menjadi ibukota Kerajaan Mataram pada abad ke-16. Berbagai sisa peninggalan dalam bentuk istana, masjid kerajaan, makam raja, dan benteng masih bisa dilihat hingga kini. Lokasi Cokelat Monggo juga berada tak jauh dari pasar.

Di setiap hari pasaran, yakni Legi (hari pasaran dalam kalender Jawa) suasana pasar lebih riuh, sehingga orang yang mau menyambangi harus berputar atau memarkir kendaraannya agak jauh, berjalan kaki ke lokasi melewati pasar. Bila Anda datang ke gerai, Anda bakal disambut dengan ramah dan ditunjukkan tempat pembuatan cokelat.

Makin Laris Makin Langka

Teknorus.com – Sejak dua bulan lalu, Samsung Bronx banyak dicari oleh pengguna ponsel CDMA. Peminat rata-rata orang tua karena dinilai tidak terlalu ribet cara pengoperasiannya. Sayangnya unit terbilang jarang dan terhitung langka, khususnya di kios-kios ITC Roxy Mas. Pantauan SINYAL (5/5) banyak pedagang mengeluhkan susahnya unit tersebut. Namun, di salah satu situs jual beli online, unitnya masih tersedia tetapi stock terbatas. Pedagang Roxy membanderol Samsung Bronx Rp750an ribu.

Baca juga : Gudang Movie

Padahal dua pekan lalu harganya masih Rp550an ribu. Bahkan ketika jarang peminat, ponsel ini sempat menyentuh banderol Rp350.000. “Malah user saya ada yang indent karena dia malas menggunakan ponsel CDMA dengan OS Android. Apalagi pakai dilock segala,” ujar Mutia dari Mutiara Cell. Yang dimaksud dilock di sini ialah ponsel-ponsel keluaran Smartfren yang slot utamanya (CDMA) harus menggunakan kartu Smartfren. Akan sulit bagi yang ingin ganti ponsel tetapi tetap mempertahankan nomornya.

Memang ada jasa unlock, hanya saja biaya sampai Rp100 ribu. Itu pun kios-kios tertentu dan tidak semua mau melayani jasa unlock. Tentang Samsung Bronx Ponsel ini sendiri diluncurkan Samsung pada bulan Juli 2011. Waktu itu harganya Rp500.000. Samsung Bronx menjadi menarik karena bentuk desainnya ?ip, bukan candy bar yang sedang marak saat itu. Saat dilipat ukurannya juga mengecil dan masih terbilang tipis kala itu. Ada dua warna pilihan yang ditawarkan, hitam dan pink. SINYAL sempat merasakan bagaimana empuknya keypad yang dimiliki oleh ponsel berbaterai Li-Ion sebesar 800 mAh. Layarnya berukuran QQVGA (128 x 160 pixels) 65 ribu warna.

LCD hanya satu di sisi dalam sehingga tidak bisa melihat nama penelepon ketika kondisi ?ip dalam keadaan tertutup. Ada settingan untuk hold answer sehingga ketika ada panggilan masuk dan ?ip dibuka, tidak otomatis terjawab. Seperti sudah sebutkan di atas, peminatnya ialah orang tua, bisa jadi karena huruf yang ditampilkan di layar cukup besar sehingga pas untuk mereka. Tampilan homescreen sangat standar. Hanya ada tampilan jam digital, tanggal,dan pintasan ke Menu serta kontak.

Daya tampung SMS cukup banyak, yaitu 500 nama plus 300 sms. Aplikasi yang berguna ialah Anti Spam, yang akan menolak banjir SMS tidak jelas, seperti tawaran kartu kredit. Panggilan dari nomor tertentu juga bisa diblokir dengan menggandalkan Auto Reject. Kemudian ada aplikasi Privacy Lock, bisa mengunci catatan panggilan, SMS, koleksi fle, kalender dan memo. Jadi untuk membuka itu semua harus menggunakan password terlebih dahulu.

Aplikasi Fake call yang merupakan panggilan palsu berguna untuk menghindari percakapan tatap muka yang tidak kita inginkan. Untuk melakukan itu cukup menekan dan tahan tombol navigasi. Aplikasi Mobile Tracker disematkan pada Samsung Bronx untuk melacak ponsel tersebut jika memang hilang atau tertinggal. Cara kerjanya, jika seseorang memasukan kartu baru ke Samsung Bronx, maka secara otomatis akan mengirimkan nomor kontak ke penerima yang sudah ditentukan terlebih dahulu. Untuk menghemat baterainya disediakan aplikasi Auto Power on/of agar bisa mengatur penggunaan ponsel.

Speaker Portable, Kecil-kecil Cabe Rawit

Speaker Portable, Kecil-kecil Cabe Rawit

Mendengarkan musik pasti mendatangkan kenyamanan tersendiri. Apalagi saat ini banyak pilihan speaker berukuran mungil berkualitas suara mumpuni. Memanjakan telinga dengan teman tongkrongan misalnya bisa mudah direalisasikan. Anda pun tak perlu repot dengan ukuran speakernya. Karena speaker mungil sekarang sudah semakin ’pedas’ berdendang. Yuk kita tengok beberapa speaker mungil nan powerful ini.

Sumber : Download Game Ppsspp

Boomphones Pocket Speaker

Ingin punya speaker yang bisa dikantongi Boomphones Pocket Speaker ini jawabannya. Bentuknya yang mungil menjadikan speaker ini bisa dikantongi, terlebih lagi, model ini memiliki speaker di kedua sisinya untuk menghasilkan suara yang lebih gahar. Cukup hubungkan dengan Bluetooth kamu dan siap-siap berdendang ria dengan speaker ini. Tersedia dalam enam varian warna hitam, putih, biru, kuning, pink dan hijau.

Divoom Bluetune Bean

Kalau kamu termasuk orang yang senang travelling, speaker ini dapat kamu jadikan salah satu perangkat favorit. Pasalnya, speaker ini memiliki bentuk yang kecil dan ringan dan bisa dikaitkan ke tas atau bahkan ikat pinggang kamu karena terdapat metal carabiner pada paket dus nya. Selain itu, speaker ini juga mendukung fungsi panggilan karena terdapat microphone di dalamnya. Tersedia dalam enam varian warna, yakni kuning, merah, pink, putih, merah dan biru serta menggunakan konektivitas Bluetooth v3.0.

iHorn Portable Amplifier Silicon Horn

Speaker satu ini mengambil bentuk corong klasik yang unik. Salah satu kelebihannya, pengeras suara ini tidak membutuhkan tambahan daya karena dapat langsung dipasang ke perangkat Apple kamu. Selain itu, kamu bisa memosisikan ponsel kamu secara vertikal atau horizontal. Tersedia dalam varian warna hitam, putih, biru, merah dan hijau. “Klakson” ini hanya kompatibel untuk perangkat Apple saja.

X-Mini Hello Kitty

Belum lama Hello Kitty berulang tahun, buat kamu para pecinta Hello Kitty bisa melirik speaker ini. Speaker mungil dengan desain imut berbalut warna pink ini didukung dengan Expanded BXS (Bass Xpansion System) yang membuatnya memiliki kualitas audio yang baik. Cukup colokan jack 3,5 mm-nya, nikmati alunan musik dari smartphone bersama dengan teman.

Taff Mushroom Bluetooth Shower Speaker

Sesuai dengan namanya, speaker ini dibuat dengan bahan anti air, jadi tidak masalah kalau kamu ingin mendengarkan lagu favorit sambil mandi, cukup tempelkan di tembok dan dengarkan suaranya. Fungsi suction pad di bagian bawahnya juga bisa digunakan sebagai stand untuk ponsel atau tablet kamu. Speaker ini dihubungkan dengan konektivitas Bluetooth v3.0 dengan jangkauan 10 meter.