WASWAS MENANTI DANA BIDIKMISI

HIMAWAN, mahasiswa semester akhir Fakultas Kehutanan Institut Pertani an Bogor, adalah peserta program Bidikmisi. Setiap bulan ia menerima Rp 600 ribu untuk hidup sehari-hari, dari sewa kamar kos, makan, hingga biaya tambahan tugas kuliah. Hanya, dana dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi itu jauh dari memadai. Aneka praktek lapangan fakultas membuat dana Bidikmisi yang ia terima semakin tak cukup.

Praktek lapangan ini membutuhkan biaya akomodasi tambahan yang akan semakin menguras biaya hidupnya. Untuk mengakalinya, ia pun mengajukan bantuan subsidi dari fakultas. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan. Berbeda dengan beasiswa yang berfokus pada pemberian penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, Bidikmisi berfokus pada mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *